Buka Lapangan Pekerjaan di Tengah Pandemi, Ponpes Al-fatihah  Buka Pelatihan Menjahit

    0
    8

    Kabarikita.ID–Balai Latihan Kerja (BLK) Ponpes Al-fatihah Desa Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba membuat program pelatihan berbasis kompetensi jurusan menjahit. Program ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

    Kegiatan yang mulai dilaksanakan pada Senin 2 November 2020 itu diikuti 16 orang peserta yang terdiri dari 12 orang masyarakat dan 4 orang santri dan santriwati.  Mereka akan dilatih selama 30 hari ke depan.

    Akhmad, selaku Kepala Seksi Program  & Evaluasi yang hadir sekaligus membuka pelatihan di gedung BLK berharap agar nantinya output dalam kegiatan tersebut dapat membuka lapangan kerja baru dan membantu perekonomian masyarakat terutama dalam kondisi pandemi Covid-19.

    “Kami berharap peserta dapat bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan dan arahan yang diberikan oleh instruktur agar nantinya setelah lulus dalam pelatihan ini para peserta dapat membuka lapangan kerja baru dan mengurangi pengangguran sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat apalagi ditengah pandemi Covid-19,” harapnya.

    Program pelatihan berbasis Kompetensi jurusan menjahit ini yang telah masuki gelombang kedua setelah sebelumnya pada bulan September program ini dibuka untuk pertama kalinya.

    Sementara itu, Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Fatihah Ustadz H. Usman Abdul Rasyid LC mengatakan, program ini telah memberikan kontribusi bagi masyarakat setempat.

    “Salah satu contoh dari manfaat pelatihan ini,  ada seorang ibu yang merupakan peserta pada pelatihan pertama,  saat ini telah membuka usaha dan sudah menerima orderan dari masyarakat,” ungkapnya.

    Selain itu, program ini juga turut disambut baik oleh masyarakat setempat. “Kami berharap program pelatihan menjahit ini dapat terus berlanjut dan bisa berkontribusi bagi masyarakat kedepannya” ujar Syamsuddin, salah satu tokoh masyarakat setempat. (Citizen Report)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here