Omzet Pedagang Pernak-pernik Maulid Menurun di Tengah Pandemi 

    0
    11

    GOWA, Kabarikita.ID–Omzet pedagang pernak-pernik Maulid Nabi tahun ini mengalami penurunan. Pedagang mengaku, hal ini salah satu dampak dari pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

    Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang pedagang pernak-pernik Maulid di Pasar Sungguminasa Gowa, Suriani.

    Dia menyebutkan, omzet penjualan pernak-pernik Maulid yang diperoleh menurun hingga 20 persen.

    “Kan lagi ada pandemi Corona. Masyarakat terutama anak-anak sekolah jarang yang mau datang beli pernak-pernik Maulid,” ujarnya saat ditemui, Jum’at (6/11/2020).

    “Karena banyak yang tidak buat ini hiasan karena takut tidak laku, alasannya karena Corona. ka dilarang ki berkerumun seperti pesta Maulid  tahun lalu,” sambungnya.

    Namun, kata Suriani walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19 tetap saja masih ada pembeli. “Alhamdulillah adaji, bedanya tahun lalu anak sekolah yang banyak membeli. Tapi sekarang anak-anak tidak sekolah karena corona,” sebutnya.

    Disisi lain, terkait perayaan Maulid yang di identik dengan hiasan telur, harga telur dipasaran tidak mengalami kenaikan.

    Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa Andi Sura Suaib memaparkan selama perayaan Maulid harga telur dalam posisi normal.

    “Normal ji, bahkan harga telur di Pasar Induk ada yang 38.000. Sedangkan harga dipasaran berkisar 40 ribu sampai 42 ribu rupiah,” pungkasnya. (**)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here