Beranda POLITIK

Minimnya Partisipasi Masyarakat Dalam Pengawasan Pilkada di Maros 

Editor :  | 
Senin, 16 November 2020, 17:16 WITA
103
0

MAROS, Kabarikita.ID–Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros menilai, tingkat partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pilkada 2020 masih minim.

Ketua Bawaslu Kabupaten Maros, Sufirman mengatakan, sejauh ini tingkat partisipatif pengawasan masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran secara langsung masih minim.

“Tingkat partisipasi masyarakat dalam hal melaporkan secara langsung memang masih kurang. Hanya sekedar memberikan informasi saja,” ujarnya kepada Kabarikita.ID, Senin (16/11/2020).

Hal itu disebabkan, kata dia, pemahaman pandangan menyangkut dugaan pelanggaran pada pelaksanaan Pilkada masih minim.

“Kami tidak punya data pasti, tapi mungkin karena ada ketakutan atau belum tau hal itu masuk pada dugaan pelanggaran,” jelasnya.

Oleh itu, jika seandainya masyarakat menemukan kecurangan atau kesalahan dalam proses kampanye pada Pilkada 2020, kata Sufirman, masyarakat pun diminta tidak takut untuk melaporkannya ke Bawaslu Kabupaten Maros.

Selain itu, pihaknya dapat memastikan bakal merahasiakan identitas masyarakat yang melapor adanya dugaan pelanggaran kampanye tersebut.

Terkait itu, Bawaslu Maros mendorong tingkat partisipasi warga dalam pengawasan partisipatif masih harus terus dipacu. Sehingga warga berani dan aktif berpartisipasi. (Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here