Beranda PENDIDIKAN

Perjuangan Seorang Guru di Pangkep Ngajar Siswa di Pos Kamling Hingga di Bawah Pohon

Editor :  | 
Jumat, 20 November 2020, 20:16 WITA
372
0

PANGKEP, Kabarikita.ID – Tampak sekelompok siswa SDN 28 Jennae, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep terpaksa mengikuti pembelajaran secara tatap muka di sebuah pos kamling.

Keadaan tersebut terpaksa dilakukan mengingat dalam kondisi pandemi Covid-19. Selain itu, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dinilai tidak gampang diterapkan.

Seorang guru di SDN 28 Jennae, Syahrir mengaku, dirinya bersama rekan-rekannya sulit menerapkan PPJ.

Apalagi di wilayah ia tempat mengabdikan diri mengajar, minim terhadap akses signal.

“Kendalanya ya signal memang, karena kita tidak bisa daring terpaksa Luring,” ujarnya, Jumat (20/11/2020).

Kata dia, persoalan lainnya ialah keterbatasan sarana dalam pembelajaran daring.

Syahrir mengungkapkan, selain pos kamling belajar secara Luring tersebut ada yang dilakukan dengan cara, dirinya menyambangi siswanya di tempat-tempat tertentu.

“Biasa di atas rumah, pos ronda, di kolom rumah atau dibawah pohon,” jelasnya.

Sementara itu waktu belajarnya pun terbatas, terkait mata pelajaran pendidikan agama islam. Ia biasanya mengajar selama satu jam di dua lokasi, dengan maksimal lima orang siswa di  lokasi yang berbeda.

Hal ini pun dilakukan, agar siswa khususnya di SDN 28 Jennae tetap dapat belajar meski masa pandemi dengan penuh keterbatasan.

“Beginilah keadaan di tempat mengajar saya, mau tidak mau terpaksa kami yang mendatangi siswa untuk memberikan pembelajaran, kami tetap jalankan tugas sebagai guru,” pungkasnya. (Amir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here